Hujan mengguyur Kota Jogja sore itu. Rencana saya untuk melihat sunset di Taman Buah Mangunan pun terpaksa dibatalkan. Setelah itu, saya langsung merubah haluan ke Klinik Kopi di daerah Jalan Kaliurang.
Aroma khas kopi langsung tercium dari depan pintu masuk Klinik Kopi, membuat saya ingin segera mencicipi kopi buatan Mas Pepeng. Namun, sebelumnya saya harus mengambil nomor antre.
Setelah menunggu selama 30 menit, giliran saya tiba. "Suka kopi yang gimana mbak?" tanya Mas Pepeng "Yang agak manis mas" balas saya. Ia pun menjelaskan kopi-kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang tersedia di toples. Kopi yang tersedia disini hanya kopi jenis arabika. Pada akhirnya, saya memilih Sari Manih dari Sumatera Barat. Mas Pepeng melakukan brewing dengan metode V60. Disini sebenarnya kita juga bisa memilih metode karlita. Mas Pepeng dibantu oleh Mas Sigit untuk melayani saya dan mama saya. Rasa yang dihasilkan dari sari manih ini sedikit asam karena letak kebunnya yang dekat dengan kebun Limau Cirago.
Hal yang membuat Klinik Kopi menarik untuk dikunjungi adalah Mas Pepeng yang selalu antusias untuk menceritakan tentang perjalanannya dan rekan-rekannya mendapatkan kopi dari berbagai daerah, bagaimana para petani menanam kopi sehingga kualitas yang dihasilkan bagus, hingga proses roastingnya. Tempat ini juga sempat diajadikan lokasi shooting AADC 2. Sayangnya, ketika saya disini saya tidak ditemani sosok seperti Rangga yang dapat membuat perempuan berbunga-bunga karena puisi indahnya.
Sekian kisah saya kali ini. Hope you enjoy. Cheers!
Aroma khas kopi langsung tercium dari depan pintu masuk Klinik Kopi, membuat saya ingin segera mencicipi kopi buatan Mas Pepeng. Namun, sebelumnya saya harus mengambil nomor antre.
Setelah menunggu selama 30 menit, giliran saya tiba. "Suka kopi yang gimana mbak?" tanya Mas Pepeng "Yang agak manis mas" balas saya. Ia pun menjelaskan kopi-kopi dari berbagai daerah di Indonesia yang tersedia di toples. Kopi yang tersedia disini hanya kopi jenis arabika. Pada akhirnya, saya memilih Sari Manih dari Sumatera Barat. Mas Pepeng melakukan brewing dengan metode V60. Disini sebenarnya kita juga bisa memilih metode karlita. Mas Pepeng dibantu oleh Mas Sigit untuk melayani saya dan mama saya. Rasa yang dihasilkan dari sari manih ini sedikit asam karena letak kebunnya yang dekat dengan kebun Limau Cirago.
Sekian kisah saya kali ini. Hope you enjoy. Cheers!
Komentar
Posting Komentar